Sunday, 20 June 2010

Kerja Praktek

Kerja Praktek (KP) merupakan kurikulum wajib bagi mahasiswa ITB. Kalau di program studi gue (teknik fisika), umumnya dilaksanakan pada libur di antara selesainya semester 6 dan mulai bergulirnya semester ke-7. KP merupakan syarat wajib untuk memperoleh nilai pada mata kuliah Etika Profesi dan Kerja Praktek (Epro). Karena gue berencana mengambil mata kuliah Epro di semester 7, maka, mau tak mau, suka ga suka, gue harus melaksanakan KP antara bulan Juni - Agustus 2010. Ya, sekarang gue harus KP.

Perusaahaan tempat gue melaksanakan KP adalah PT Badak NGL. Jujur aja, satu tahun yang lalu, saat gue belum tahu mau melamar KP di mana, nama PT Badak adalah nama yang asing di telinga gue. Denger namanya aja belom pernah. Hahaha.

Sebelum mengirimkan proposal kerja praktek ke PT Badak, gue terlebih dahulu berdiskusi dengan salah seorang teman gue, Fahmy, tentang perusahaan apa yang kira-kira tepat dijadikan tempat buat melakukan KP. Setelah diskusi singkat dan nanya2 ke senior, gue dan Fahmy memutuskan untuk mengirimkan proposal KP ke PT Badak. Fahmy pun akhirnya mengajak Toshi. Formasi final skullers (sebutan untuk mahasiswa teknik fisika di ITB) yang KP di PT Badak : Fahmy, Toshi, gue, dan Faris. Faris adalah orang terakhir yang diterima untuk menggenapi jatah 4 kursi yang diberikan PT Badak untuk teknik fisika ITB.

Sebelum ngirim proposal, gue pikir PT Badak adalah perusahaan pengelola kulit atau daging badak, atau perusahaan yang semua kegiatan operasionalnya berhubungan dengan daging badak. tapi, setelah googling sebentar... Wow, amazing! Ternyata PT Badak adalah perusahaan pengelola gas alam cair terbesar. Skalanya bukan Indonesia, tapi dunia! Keren kan? Cool cool!

Nah, habis itu, secepat kilat, gue nanya senior gue di tekniik fisika. Namanya Kak Mega, angkatan 2006. Kebetulan Kak Mega juga KP-nya di PT Badak. Nah nah nah, yang bikin gue tambah excited pengen KP di PT Badak adalah fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa yang KP di sana. Bayangkan, semua mahsiswa PKL (Praktek Kerja Lapangan) mendapat fasilitas yang oke punya. Adapun fasilitas-fasilitas tersebut antara lain :
1. tempat tinggal berupa apartemen (dilengkapi dengan AC, kamar mandi dalam, TV kabel, dan wireless)
2. makanan 4 sehat 5 sempurna, tiga kali sehari
3. fasilitas olahraga yang super duper komplit (fitness, golf, sepakbola, futsal, basket, tenis, renang, bowling, dll)
4. tiket transportasi bolak-balik cengkareng-bontang

Semua fasilitas tersebut diberikan secara cuma-cuma, alias gratis. Nah, oke banget ga tuh fasilitas yang ditawarkan? Fasilitas buat mahasiswa PKL aja udah gitu, ga kebayang kan kalo jadi karyawan di sini? :p. Makanya, bagi yang pada bingung mau milih perusahaan tempat KP, PT Badak bisa jadi salah satu alternatif yang pas. Hehehe.

Berpedoman pada lagunya krispatih "Aku Harus Jujur", jadi gue juga harus jujur. Hal yang paling bikin gue excited buat KP di sini adalah salah satu fasilitas olahraga yang ditawarkan, yaitu FITNESS.

Ya, fitness udah jadi bagian hidup gue dalam beberapa bulan belakangan ini. Harepan gue, dalam 2 bulan ini (gue KP dr tanggal 14 Juni - 13 Agustus 2010), berat badan gue bisa sesegera mungkin naik menuju ideal. FYI, berat gw sebelum berangkat KP adalah 69 (naik 2 kg karena 14 hari perbaikan gizi di Palembang), tapi tetep aja masih jauh dari ideal. Berat badan ideal untuk orang setinggi gue (178cm) adalah 74-75 kg. Masih kurang banyak tuh. T.T

Nah, rencananya, saya ingin meraih mimpi (berat badan ideal) tersebut dalam 2 bulan ini. Naiknya pengen otot semua, bukan naikin lemak. Kalau mau naikin lemak mah gampang, makan-tidur makan-tidur aja, beres :p. Tapi apa daya, Tuhan berkehendak lain.

Di hari kedua di Bontang, gue, Fahmy, Toshi, dan Faris berencana fitness. Nah, kebetulan gue inget kalo salah seorang kenalan baru gue, punya misi jadi atletis selama 2 bulan KP di sini, misi yang masih satu jurusan sama gue. Jadi, gue ajak dia untuk join sama kita2. Namanya Auzan. Gw kenal Auzan baru di Bontang ini. Tapi sebelumnya gw udah tau kalo dia adalah anak tekim angkatan 2006 yang juga ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatek) ITB periode 2008-2009. Nah, sore hari, sepulang dari tempat orientasi masing2, nama2 yang gue sebutin di atas akhirnya pergi ke fitness center yang ada di kompleks PT Badak. Kita naik mobilnya Faris yang lagi nganggur ga dipake sama bokapnya. Sekedar info, bokap Faris adalah salah seorang karyawan PT Badak.

Kurang lebih 5 menit (dari apartemen), akhirnya kita tiba di tempat tujuan. Rupanya fitness centernya bersebelahan dengan tempat bowling. Nah akhirnya muncul hal pertama di Bontang ini yang membuat kepala gue pusing tujuh keliling. Bukan pusing karena bingung mau pilih main bowling atau fitness. Ternyata oh ternyata, fitness centernya sedang direnovasi! Buka lagi seperti biasa tanggal 18 Juli 2010. Kenapa bukanya di saat gue dijadwalkan untuk sibuk memulai topik khusus laporan KP gue coba?? Tampaknya rencana sempurna semula, pulang ke Bandung dengan berat badan ideal full otot, akan berganti judul "pulang ke Bandung disertai overweight karena full-fat". Betapa tidak, konsumsi di sini benar-benar menjamin kenaikan berat badan secara significant bila anda tidak dapat mengontrol porsi makan anda. Ditambah lagi tidak bisa fitness selama hampir 2 bulan (termasuk 14 hari liburan di Palembang), tak tahu apa yang terjadi dengan tubuh saya nanti (lebay). Yang jelas, gue akan berusaha untuk mengaplikasikan ilmu kontrol yang sudah gue pelajarin pas kuliah pada nafsu makan gue selama 2 bulan tanpa fitness ini. Lol

Sunday, 30 May 2010

Perang Maya? Fyuhh

Mengapa judul yang saya pilih kali ini adalah "Perang Maya"? Pasti agan" sekalian tidak tahu. Well, I'll let you know. Maya di sini bukan diambil dari nama pahlawan yang gugur dalam suatu perang (kaya Perang Diponegoro). Maya di sini maksudnya sesuatu yang "ga real", mungkin bisa disebut fiktif. Yah, Perang Maya. Perang di dunia fiktif, "dunia yang tidak real".

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat melihat di facebook, status maupun postingan link teman-teman saya, yang pada intinya mebanggakan jurusan masing-masing, ataupun mengajak anak-anak TPB (Tahap Persiapan Bersama) ITB untuk memilih jurusan yang sama dengan mereka. FYI, di ITB, mahasiswa tahun pertama (TPB), diharuskan masuk ke sebuah fakultas dulu, sebelum masuk ke program studi yang ada pada fakultas tersebut. Pemilihan program studi didasarkan pada kuota, jumlah peminat, IPK waktu TPB, dan semacam tes potensi akademik.

Sebagai contoh, salah satu fakultas yang ada di ITB adalah Fakultas Teknologi Industri (FTI).
FTI terdiri dari 3 buah jurusan :
1. Teknik Kimia
2. Teknik Fisika
3. Teknik Industri
Nah, anak" FTI angkatan 2009 sekarang sedang dihadapkan dengan problematika untuk memiulih jurusan mana yang ingin mereka pilih. Keputusan mutlaknya di akhir tahun pertama.

Untuk itu, setiap program studi (prodi) melakukan pengenalan jurusan, mulai dari penjelasan tentang apa yang bakal dipelajari sampai pada hal yang paling penting (menurut gue) : lapangan kerja. Ujung-ujungnya kembali ke duit. Hohoho. Semua ini dilakukan untuk menarik sebanyak mungkin peminat ke prodi masing".

Nahh, entah dirasa kurang cukup atau apa, akhirnya "promosi" tersebut berlanjut lagi di dunia maya. Beberapa orang mengupdate status fesbuk dengan tulisan seperti "pilih jurusan A dong, nanti jadi orang kaya", atau seperti ini "pilih jurusan B dong kalau ga mau hidup susah", atau seperti ini "Pilih jurusan C karena dari dulu passing gradenya paling tinggi di ITB".

Menurut saya pribadi, tindakan persuatif seperti di atas adalah hal yang wajar. Selama tidak menjelek-jelekkan prodi lain. Tapi sebenarnya, mutu suatu prodi (jurusan) tidak dapat dilihat dari kata-kata di fesbuk. "Adu kuat" antar jurusan di dunia maya tidak akan pernah ada habisnya. Seharusnya kita melihat ke dunia nyata. Kualitas suatu jurusan, dapat dilihat dari para lulusannya. Lihatlah para lulusannya, mulai dari tempat mereka berkerja sampai dengan apa yang mereka lakukan. Kalau lulusannya memang pada hebat, barulah berbangga. Sebaliknya, kalau biasa-biasa saja, walupun dulunya punya passing grade super duper tinggi, mending jangan songong dululah ya :p . Hahaha.

Oh ya, sekalian promosi. Buat anak" FTI 2009 (kalau ada yang baca), jangan lupa pilih Teknik Fisika yaa! Ga kalah kok sama jurusan yang lain. Ga bakal nyesel deh pilih FT hehe :p

Saturday, 13 February 2010

3 in 1


Yeah. Hari ini hari Minggu, tapi bukan sembarang hari Minggu. Hari ini, Minggu, 14 Februari 2010, juga bertepatan dengan hari valentine dan imlek (tahun baru cina). What a day! Hahaha.

Sebenernya gw ngupdate blog bukan karena hari ini hari yang spesial. Tapi kebetulan gue lagi di studio, habis ngevote buat GM baru 8eh radio ITB, dan di luar lagi hujan. So, gue terjebak di sini bersama Iwa dan Brian. Ga tau mau ngapain, ya ol aja bentar. Hehe. Sekedar info, gue udah ga bisa ol di kosan lagi karena ga pernah ngisi voucher im2 yang super duper lemot kalo dipake dari cisitu.

Sebenernya ni hari ga berasa berkesan banget sih buat gue. Pertama, gue ga bisa makan-makan bersama keluarga gue di Palembang. Biasanya tiap malam sincia, adalah suatu keharusan makan bersama seluruh kerabat dan sanak family. Kedua, jumlah angpao gw yang menurun sangat drastis dibanding tahun lalu. Paling-paling cukup buat beli sepatu futsal nike mercurial yang baru. Hal ini dikarenakan gue ga pulang ke Palembang. Jadi, hanya sedikit angpao via atm yang gue terima. Hahaha. Tapi gpp deh, tetep syukur allhamdulile. Ketiga, kemungkinan besar gue ga dapet cokelat seperti tahun lalu. What an ironic. Huhuhu.

Udah deh, cape gue nulis. Lagian udah ga ujan lagi. Hahaha. Dahhh..

Free Myspace Glitters @ GlitterUniverse.com







Friday, 9 October 2009

Bukan Mentari


Tirai senja perlahan turun, merah berganti biru kelam, bola api raksasa berganti kerlip titik-titik mungil di ujung galaksi. Mentari kembali ke peristirahatannya, tertidur karena kelelahan. Dan aku di sini, tak mampu jatuh dalam lelapku. Aku bukan mentari.

Aku bukan mentari, tak sanggup aku menjanjikanmu siang penuh cahaya dan malam gelap gulita. Aku bukan mentari, tak mampu aku meradiasi kehangatan untukmu. Aku bukan mentari, tak bisa aku jadi mentari.

Aku hanyalah manusia biasa yang tak mampu ini dan itu. Aku bukan mentari, sungguh bukan mentari.




Puisi oleh : Febrina Aryani (maaf nyonetk lagi :p)

Thursday, 17 September 2009

Aku Air, Bagaimanapun Aku



Aku air
Kadang kau lihat aku begitu dangkal, beriak, dan kotor

Aku air
Kadang kau dengar aku begitu dalam, sunyi, dan bergaung

Aku air
Kadang kau rasakan aku begitu segar, bening, dan asin

Aku air
Kadang aku mengalir di parit sempit
Begitu hitam dan menjijikkan
Kadang aku berputar-putar di ketenangan danau
Begitu anggun dan cantik
Kadang aku bergulung senang bersama ombak
Begitu nakal dan bersemangat

Aku tetaplah air
Dalam terang dan gelapku
Dalam agung dan hinaku

Aku tetaplah air yang mencari gravitasi
Aku air

Gravitasiku
Dengan segala kerendahan hatimu, sambutlah aku





Puisi oleh : Febrina Aryani Li

Futsal Gratis

Sejujurnya, gue ga ada niat sama sekali buat ngepost. Ceritanya gini, gue habis nemenin nyokap gue ke suatu tempat, tiba-tiba inget ada sesuatu yang harus dilihat di fesbuk gue, nah mumpung lewat depan warnet, gue putusin buat ol bentar. Sebelumnya gue pikir bisa ol lama, jadi gue pilih paket 3 jam, soalnya harganya ga terlalu mahal dibanding warnet lain. Hehe. Ternyata, baru 45 menit lebih beberapa detik, setelah gue selesai dengan urusan fesbuk gue, gue merasa bosen, ga ada kerjaan, apalagi perut gue bunyi-bunyi daritadi, minta diisi. Dari pagi gue cuma sarapan lenggang (sejenis pempek yang dilapisi telor panggang) dan satu piring mie celor, salah satu makanan khas palembang. Tapi, tetep aja, gue kelaperan. Porsinya ga cukup buat perut gue. Haha. Sebenernya bisa sih mesen makanan di warnet ini, tapi ga enak, lagi pada puasa. Yah, alhasil gue putusin buat nge-blog aja dah. Semoga bisa kenyang. Haha.

Hmm, gue bingung mau nulis apa. Hmm, hmm (sedang berpikir nih ceritanya). Oh ya! Udah diputusin. Gue cerita pengalaman gue kemarin aja kalo gitu. Okay, check it out!

Kemarin, gue disms Rio, temen baik gue pas kuliah di elektro unsri dulu. Ceritanya gue diajakin main futsal nih. Mainnya jam 8 malem, di deket PTC (ada yang tahu ga ya? :p). Nah, langsung aja gue iya-in, kapanlagi bisa main futsal di Palembang.

Nah gue ke sono (tempat futsalnya) naik bus. Nungguin busnya lama banget. Hampir 15 menit. Tapi itu masih mending, Bapak yang nungguin bus yang sama persis kaya gue, udah nungguin lebih dari setengah jam sebelum gue dateng. Biasanya sih banyak banget busnya. Kayanya gara-gara bulan Ramadhan deh jadi sepi gini.

Wah baru 2 tahun lebih kuliah di bandung, gue udah lupa nama beberapa jalan yang gue lewatin. Lalala. Di jalan macet banget. Tapi untungnya gue nyampe di sono tepat waktu.

Sesampainya di sana, gue ketemu si Jones, salah satu temen sekelas gue dulu juga. Ada lagi beberapa orang yang ga satu pun gue kenal. Oh iya, gue baru inget. Gue mainnya bareng anak elektro yang ngambil subjur teknik telekomunikasi (telkom). Nah, anak-anaknya pun udah dicampur sama yang program ekstensi (di unsri ada 2 program : reguler sama ekstensi). Pantes muka-mukanya pada ga familiar.

Akhirnya gue ngobrol-ngobrol bentar sama mereka. Dan yang bikin gue bangga, yaitu saat mereka pada nanya "pindah ke mana bay?". Terus gue jawab dengan suara gue yang khas "teknik fisika itb". Responnya macem-macem. Ada yang bilang "wow", "cool" (padahal "keren", gue inggrisin aja deh haha), "hebat", dan kata-kata singkat pertanda kagum lainnya yang membuat gue sangat malu dan bangga tentunya.

Nah akhirnya, temen gue banget, Rio Prabowo, yang sehari sebelumnya ulang tahun, tiba di lapangan. Berjuta-juta kata selamat dan uluran tangan dialamatkan kepadanya. Uluran tangan di sini artinya bukan bantuan ya :p. Dan akhirnya palu hakim diketuk. Si rio diputuskan para hakim menjadi terdakwa dan harus membayar semua biaya main futsal malam itu. Hahaha. Kasihan si, tapi resiko ngajak main futsal pas ulang tahun. Gue juga pernah merasakannya. Hahaha.

Buat yang penasaran sama rupanya si rio, ini gue kasih lihat foto andalan di fesbuk sama fs-nya.



Lihat tuh betapa kerennya temen gue ini. Oh iya, sekalian ngucapin selamet aja dah.


Happy birthday bos!! Semoga sehat dan langgeng sama si pacar. All the best yaa :) dan makasih buat teraktirannya. Hehehe.

Ini udah empat kali gue ngucapinnya. Haha.



Ah nanggung, sekalin mau cerita kejadian aneh pas gue pulang. Hmm, gue kan pulangnya naik angkot nih. Pas di angkot gue rada serem aja. Banyak preman gitu. Isinya cowo bertato semua. Nah, kebiasaan buruk gue tiba-tiba muncul tanpa diundang : negative thinking. Maklum udah malem, jam 11-an gitu. Berbagai jenis tindak kriminal di dalam angkot, yang biasa muncul di patroli, satu per satu singgah di kepala gue. Apalagi pas si sopir berhenti di suatu tempat. Eh eh eh, rupanya dia ngejemput temen-temennya yang juga bertato semua! Waduh bener-bener dag dig dug dah gue. Seangkot sama banyak preman. Mukanya serem semua lagi. Minimal ada 6 orang dah seinget gue. Duh, bakal diapain nih gue. Apalagi gue cina. Hahaha. Mampus dah.

Nah si sopir jalanin angkotnya lagi. Brum brum..., beberapa saat kemudian peristiwa itu terjadi. Si sopir nyetopin angkotnya di depan sebuah toko. Wah gue ketakutan. Jalanan udah sepi. Cuma ada seorang cewek di pinggir jalan. Nah gue bingung aja. Si cewek nyamperin si sopir. Ngobrol-ngobrol bentar sambil senyam-senyum centil, akhirnya dia naik tuh angkot. Duduknya di depan. Nah terus, semua penumpang angkot, kecuali yang duduk di depan tadi, "diusir" sama si sopir. Disuruh cari angkot yang laen, tapi si sopir tahu diri. Semuanya ga ditagih duit. Gue sih seneng-seneng aja bisa cari angkot yang lain. Hahaha. Dibawa ke mana ya si eneng sama si mas sopir?
I'm still getting curious. Lol.

Sunday, 13 September 2009

Untuk Seseorang


Sahabat? Apa itu sahabat? Secara teori, sahabat adalah orang pertama yang selalu ada di saat kita susah, ga bisa ngeliat kita menangis, bahagia melihat kita tertawa, intinya, teman di saat suka dan duka.

Sahabat juga merupakan tempat kita berbagi, mencurahkan apa yang ada di hati, semua yang mengganjal di jiwa kita. Sahabat memang seharusnya sangat peduli terhadap masalah-masalah ato kesulitan yang kita hadapi. Tapi, tidak dengan ikut campur terlalu jauh dalam masalah yang kita hadapi. Semua itu ada batasnya. Kadang-kadang "sikap pahlawan" itu malah bisa membuat persahabatan itu retak. Membuat orang yang mau dibantu malah sebel, muak, marah, dan sebagainya.

Stop bersikap sok pahlawan! Gw tahu maksud lo baik, tapi bisa merusak segalanya. Segala sesuatu ada batasnya. Jangan sampai persahabatan kita retak. OK.

Dan inget satu hal. Gw sayang lo, sama seperti lo sayang gw.